Arti % AKG pada label kemasan

Apa yang dihitung oleh angka % AKG di label, mengapa angkanya mengikuti takaran saji, dan cara memakainya saat membandingkan produk.

Tim InfoGizi Diterbitkan 26 Oktober 2026 3 menit baca

Di sebelah kanan setiap baris pada tabel Informasi Nilai Gizi ada kolom angka persen berjudul % AKG. Angka ini sering dibaca sebagai "persen kebutuhan saya", padahal cara menghitungnya punya beberapa batasan. Panduan ini menjelaskan apa yang dihitung oleh % AKG dan cara memakainya dengan tepat.

Apa itu AKG

AKG (Angka Kecukupan Gizi) adalah nilai yang menunjukkan kebutuhan rata-rata zat gizi tertentu yang perlu dipenuhi setiap hari oleh hampir semua orang dengan usia, jenis kelamin, aktivitas, dan kondisi fisiologis yang sama. Nilai AKG untuk masyarakat Indonesia ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019, dan dibedakan untuk banyak kelompok umur.

Label kemasan tidak bisa memuat semua kelompok itu, jadi label memakai satu angka acuan bersama: Acuan Label Gizi (ALG) yang ditetapkan BPOM. Untuk pangan umum, ALG dihitung dari rata-rata kecukupan energi penduduk Indonesia sebesar 2.150 kkal per orang per hari. ALG inilah yang dipakai untuk menghitung % AKG pada label. Karena itu, di bawah tabel gizi biasanya tertulis bahwa persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2.150 kkal.

Cara membaca angka %

Rumusnya sederhana:

% AKG = jumlah zat gizi dalam satu takaran saji ÷ nilai ALG zat gizi itu × 100%

Contoh untuk energi: produk dengan 150 kkal per sajian menyumbang 150 ÷ 2.150 × 100% ≈ 7% AKG energi.

Mengikuti takaran saji

Seperti angka lain di tabel, % AKG berlaku untuk satu takaran saji, bukan untuk seluruh kemasan. Kemasan berisi 4 sajian dengan "6% AKG" energi per sajian akan menyumbang sekitar 24% bila dihabiskan sekaligus.

Artinya, % AKG ikut membesar atau mengecil bila produsen menetapkan takaran saji yang lebih besar atau lebih kecil. Ini penting saat membandingkan dua produk (lihat bagian terakhir).

Vitamin dan mineral

Untuk vitamin dan mineral, label sering hanya menulis % AKG tanpa jumlah mg atau mcg. Misalnya "Kalsium 20%" berarti satu takaran saji mengandung kalsium sebanyak 20% dari nilai acuannya. Jumlah mutlaknya tidak tertulis; Anda hanya tahu besarnya relatif terhadap acuan.

Di InfoGizi, vitamin dan mineral disimpan persis seperti tertulis di label: sebagai % AKG bila label menulis persen, atau dalam mg/mcg bila label menulis jumlahnya.

Contoh dari katalog

Susu UHT di bawah mencantumkan energi 80 kkal per takaran saji 105 ml. Dengan acuan 2.150 kkal, itu setara sekitar 4% AKG energi. Buka Lihat nilai gizi lengkap untuk melihat % AKG setiap baris, yang di InfoGizi dihitung dengan acuan 2.150 kkal yang sama.

Memakai % AKG untuk membandingkan

% AKG berguna untuk melihat sekilas apakah suatu zat gizi dalam satu sajian tergolong kecil atau besar dibandingkan acuan harian. Saat membandingkan dua produk, perhatikan tiga hal:

  1. Samakan dasar perhitungannya. Bila takaran sajinya berbeda (misalnya 105 ml dan 200 ml), % AKG keduanya tidak bisa langsung diadu. Hitung ulang ke per 100 ml, atau pakai halaman Bandingkan di InfoGizi yang menyetarakannya otomatis bila datanya memungkinkan.
  2. Bandingkan baris yang sama. % AKG energi dan % AKG kalsium tidak saling terkait.
  3. Ingat bahwa acuannya rata-rata. Kebutuhan tiap orang bisa berbeda dari 2.150 kkal, misalnya pada anak, ibu hamil, atau orang dengan kondisi medis tertentu. Untuk kebutuhan pribadi, tanyakan kepada dokter atau ahli gizi.

Penjelasan tentang membaca seluruh tabel gizi ada di panduan Cara membaca label Informasi Nilai Gizi.

Sumber

  1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia (tab baru), JDIH BPK RI. Diakses 26 Oktober 2026.
  2. Peraturan Kepala BPOM Nomor 9 Tahun 2016 tentang Acuan Label Gizi (tab baru), Badan POM (teks di pasal.id). Diakses 26 Oktober 2026.
  3. Acuan Label Gizi (tab baru), Badan POM. Diakses 26 Oktober 2026.
  4. Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan (tab baru), JDIH BPK RI. Diakses 26 Oktober 2026.

Panduan ini berisi informasi umum tentang membaca label dan membandingkan produk, bukan saran medis. Untuk kebutuhan gizi khusus, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Bandingkan