Membandingkan jus buah kemasan: membaca gula di label
Cara membaca angka gula pada label jus buah kemasan dan membandingkannya per 100 ml, dengan contoh dari katalog InfoGizi.
Jus dan minuman sari buah kemasan hadir dalam banyak ukuran: kotak 200–250 ml dengan sedotan, botol plastik, sampai karton 1 liter. Takaran saji di labelnya pun berbeda-beda. Panduan ini membahas cara menemukan angka gula di label dan membandingkannya dengan adil antarproduk.
Menemukan gula di label
Di tabel Informasi Nilai Gizi, gula tercantum di bawah baris karbohidrat total, dalam gram (g), untuk satu takaran saji. Gula termasuk zat gizi yang wajib dicantumkan pada setiap tabel ING menurut Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021.
Angka gula di label mencakup semua gula dalam minuman: gula yang secara alami berasal dari buah dan gula yang ditambahkan. Untuk melihat apakah ada gula yang ditambahkan, baca daftar komposisi (lihat bagian terakhir).
Contoh angka dari katalog saat panduan ini ditulis:
- Buavita Minuman Sari Buah Jambu dan Pir 245ml: takaran saji 245 ml, gula 23 g per sajian.
- Jungle Juice Minuman Buah Lemon 1000ml: takaran saji 200 ml, gula 26 g per sajian, sekitar 5 sajian per kemasan.
Membandingkan per 100 ml
Kedua angka di atas belum bisa langsung dibandingkan, karena takarannya berbeda (245 ml dan 200 ml). Samakan dulu ke per 100 ml: gula per sajian × 100 ÷ takaran saji.
- Buavita Jambu dan Pir 245ml: 23 × 100 ÷ 245 ≈ 9,4 g per 100 ml. Satu kemasan = 1 sajian = 23 g.
- Jungle Juice Lemon 1000ml: 26 × 100 ÷ 200 = 13 g per 100 ml. Satu kemasan (5 sajian) ≈ 130 g.
Angka per 100 ml membandingkan isi minumannya. Angka per kemasan membantu memperkirakan apa yang Anda minum. Kotak 245 ml biasanya habis sekali minum, sedangkan karton 1 liter biasanya dibagi beberapa gelas. Hitungan lengkapnya ada di panduan Per sajian atau per 100 g/ml.
Untuk melihat kedua produk berdampingan, buka Bandingkan: Buavita dan Jungle Juice. InfoGizi menyetarakan angkanya ke per 100 ml secara otomatis. Jus lain dapat Anda telusuri di kategori Jus Buah.
Contoh produk
Komposisi
Daftar komposisi pada jus kemasan disusun dari bahan yang paling banyak digunakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Persentase buah. Label wajib mencantumkan persentase bahan baku utama, misalnya "sari buah jambu 10%". Dari angka ini Anda tahu seberapa banyak buah yang benar-benar ada di dalam minuman.
- Air dan gula. Bila air dan gula berada di urutan awal, keduanya termasuk bahan terbanyak.
- Nama produk. Perhatikan apakah tertulis "jus", "sari buah", atau "minuman rasa buah", lalu cocokkan dengan persentase buah di komposisi.
- Alergen. Jus campuran bisa memuat bahan lain seperti susu atau kacang; keterangannya tertulis di dekat komposisi.
Penjelasan lengkap tentang urutan komposisi dan keterangan alergen ada di panduan Membaca daftar alergen dan komposisi pada kemasan.
Sumber
- Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan (tab baru), JDIH BPK RI. Diakses 26 Oktober 2026.
- Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan (tab baru), JDIH BPK RI. Diakses 26 Oktober 2026.
Panduan ini berisi informasi umum tentang membaca label dan membandingkan produk, bukan saran medis. Untuk kebutuhan gizi khusus, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.