Per sajian atau per 100 g/ml: membandingkan produk dengan takaran berbeda

Mengapa angka per sajian bisa membingungkan saat membandingkan produk, dan bagaimana InfoGizi menghitung angka per 100 g atau per 100 ml dari label.

Tim InfoGizi Diterbitkan 26 Oktober 2026 4 menit baca

Ambil dua kotak susu UHT di rak. Yang satu menulis gula 5 g, yang lain gula 8 g. Sekilas produk pertama terlihat bergula lebih sedikit. Tapi lihat baris takaran sajinya: produk pertama 105 ml, produk kedua 200 ml. Kalau keduanya dihitung untuk volume yang sama, hasilnya berbalik. Panduan ini menjelaskan cara menyetarakan angka label supaya perbandingannya adil.

Mengapa takaran saji berbeda-beda

Takaran saji adalah jumlah yang dianggap wajar dikonsumsi dalam satu kali makan atau minum, dan produsen yang mencantumkannya pada label. Hasilnya, dua produk sejenis bisa punya takaran yang berbeda jauh: susu kotak kecil 105 ml, kotak 200 ml, atau gelas 225 ml dari kemasan 1 liter.

Semua angka di tabel gizi mengikuti takaran itu. Jadi angka per sajian dari dua produk hanya bisa langsung dibandingkan bila takaran sajinya sama.

Menghitung per 100 g atau per 100 ml

Untuk menyetarakan, ubah angka per sajian menjadi angka per 100 g (makanan padat) atau per 100 ml (minuman):

nilai per 100 = nilai per sajian × 100 ÷ takaran saji

Contoh dari katalog (angka label saat panduan ini ditulis):

  • Greenfields Susu UHT Full Cream 105ml: gula 5 g per takaran 105 ml → 5 × 100 ÷ 105 ≈ 4,8 g per 100 ml
  • Diamond Susu UHT Full Cream 200ml: gula 8 g per takaran 200 ml → 8 × 100 ÷ 200 = 4,0 g per 100 ml
  • Frisian Flag Susu UHT Full Cream 946ml: gula 10 g per takaran 225 ml → 10 × 100 ÷ 225 ≈ 4,4 g per 100 ml

Per sajian, Greenfields terlihat paling sedikit gulanya. Per 100 ml, justru Diamond yang paling sedikit.

Ada dua keadaan ketika hitungan ini tidak bisa dilakukan:

  • Takaran saji tidak tercantum atau tidak jelas satuannya.
  • Satuannya berbeda, misalnya satu produk dalam gram (bubuk) dan yang lain dalam mililiter (siap minum). Gram dan mililiter tidak bisa disetarakan tanpa mengetahui massa jenis produknya.

Beberapa produk sudah mencantumkan angka per 100 g atau per 100 ml di labelnya. Peraturan BPOM 26/2021 bahkan mewajibkannya untuk jenis tertentu, misalnya formula bayi dan pangan yang difortifikasi. Kalau begitu, Anda tidak perlu menghitung.

Per kemasan

Angka per 100 adil untuk membandingkan komposisi produk. Namun yang Anda konsumsi sering adalah satu kemasan utuh, misalnya kotak susu atau botol minuman yang dihabiskan sekali minum. Untuk itu, hitung angka per kemasan:

nilai per kemasan = nilai per sajian × jumlah sajian per kemasan

Dari tabel di atas, satu kotak Greenfields 105 ml berisi 5 g gula, satu kotak Diamond 200 ml berisi 8 g, dan satu kemasan Frisian Flag 946 ml berisi sekitar 42 g bila dihabiskan semuanya. Jadi produk dengan gula per 100 ml paling sedikit belum tentu memberi gula paling sedikit per kemasan, karena ukuran kemasannya berbeda.

Pakai angka per 100 untuk membandingkan isi produk, dan angka per kemasan untuk memperkirakan apa yang benar-benar Anda konsumsi.

Contoh perbandingan

Ketiga susu di atas bisa Anda lihat berdampingan di halaman Bandingkan: Greenfields, Diamond, dan Frisian Flag. Di sana InfoGizi menghitung per 100 ml secara otomatis dari angka label.

Cara InfoGizi menampilkannya

Di halaman Bandingkan dan di setiap perbandingan yang tersimpan:

  • Angka label selalu ditampilkan apa adanya, sesuai takaran saji masing-masing produk.
  • Bila takaran sajinya berbeda tetapi bisa disetarakan, perbandingan memakai per 100 g atau per 100 ml yang dihitung dari angka label, dengan tanda ≈ dan keterangan di atas tabel.
  • Bila takaran tidak bisa disetarakan (takaran tidak diketahui, atau g dan ml), produk tidak diurutkan dan halaman memberi tahu Anda untuk membandingkan dengan hati-hati.
  • Selisih di bawah 5% ditandai hampir sama, tanpa label lebih atau kurang.
  • Kartu ringkasan juga menampilkan angka per kemasan. Bila hasil per 100 dan per kemasan saling bertentangan, baris itu diberi keterangan tergantung ukuran kemasan dan tidak diurutkan.

Cara membaca baris-baris lain di tabel gizi dijelaskan di panduan Cara membaca label Informasi Nilai Gizi.

Sumber

  1. Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan (tab baru), JDIH BPK RI. Diakses 26 Oktober 2026.

Panduan ini berisi informasi umum tentang membaca label dan membandingkan produk, bukan saran medis. Untuk kebutuhan gizi khusus, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Bandingkan